BENCANA
ALAM TERBESAR
DI
INDONESIA SEPANJANG SEJARAH
Letak geografis
Indonesia pada posisi pertemuan 4 lempeng tektonik, merupakan wilayah yang
rawan bencana. Di bawah ini adalah 7 bencana alam besar yang pernah terjadi di
Indonesia yang menimbulkan kerusakan ataupun korban jiwa cukup besar, yang bisa
kita ambil pelajaran..
Gempa tektonik 6.2 SR di Yogyakarta,
27 Mei 2006. Korban 6.234 orang
Gempa
mengguncang Yogyakarta pada 27 Mei 2006 kurang lebih pukul 05.55 WIB selama 57
detik. Gempa bumi tersebut berkekuatan 5,9 pada SR. Secara umum posisi gempa
berada sekitar 25 km selatan-barat daya Yogyakarta.
Dalam
hal korban jiwa, gempa pagi hari yang "membangunkan" warga Yogyakarta
dan sekitarnya itu menewaskan lebih dari 5.700 orang, melukai puluhan ribu
orang dan menghancurkan ratusan ribu rumah. Karena masih tergolong pagi hari,
gempa ini membuat banyak orang terperangkap di dalam rumah khususnya anak-anak
dan orang tua. Tak heran jika mayoritas korban merupakan orang yang berusia lanjut
dan anak-anak yang kemungkinan tidak sempat menyelamatkan diri ketika gempa
belangsung. Berdasarkan informasi data terbaru yang diterima dari Yogyakarta
Media Center pada tanggal 7 Juni 2006, jumlah korban mencapai 5.716 orang tewas
dan 37.927 orang luka-luka.
Tsunami 26 Desember 2004 di Nanggroe Aceh Darussalam,
Nias, Asia Selatan, Asia Tenggara dan Afrika. Korban lebih 200.000 orang
(150.000 orang di Aceh dan Nias).
Ketinggian tsunami mencapai 35 meter karena gempa bumi tektonik berkekuatan 8,5 SR berpusat di
Samudra India (2,9 LU dan 95,6 BT di kedalaman 20 km (di laut berjarak sekitar
149 km selatan kota Meulaboh, Nanggroe Aceh Darussalam). Gempa itu disertai
gelombang pasang (Tsunami) yang menyapu beberapa wilayah lepas pantai di
Indonesia (Aceh dan Sumatera Utara), Sri Langka, India, Bangladesh, Malaysia,
Maladewa dan Thailand.
Menurut Bantuan Darurat Perserikatan
Bangsa-Bangsa (PBB) jumlah korban tewas akibat badai tsunami di 13 negara
mencapai 127.672 orang. Namun jumlah korban tewas di Asia Tenggara, Asia
Selatan, dan Afrika Timur yang sebenarnya tidak akan pernah bisa diketahui,
diperkirakan sedikitnya 150.000 orang. PBB memperkirakan sebagian besar dari
korban tewas tambahan berada di Indonesia. Sementara itu data jumlah korban
tewas di propinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara menurut
Kementerian Sosial RI (11/1/2005) adalah 105.262 orang. Sedangkan menurut
kantor berita Reuters, jumlah korban Tsunami diperkirakan sebanyak 168.183 jiwa
dengan korban paling banyak diderita Indonesia, 115.229 (per Minggu 16/1/2005).
Sedangkan total luka-luka sebanyak 124.057
orang, diperkirakan 100.000 diantaranya dialami rakyat Aceh dan Sumatera Utara
No comments:
Post a Comment