SISTIM EKSKRESI
PADA MANUSIA
·
GINJAL
·
HATI
·
PARU-PARU
·
KULIT
LISTRIK STATIS
v Hukum Coulomb
Pada tahun 1785,
Charles Agustin Coulomb menemukan hukum dasar tentang gaya listrik antara dua
partikel yang bermuatan.
Hasil penelitiannya
dikenal dengan Hukum coulomb, yang berbunyi :
“Besarnya gaya
tarik menarik atau tolak menolak antara dua benda bermuatan listrik sebanding
dengan besar muatan masing-masing dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak
antara kedua benda”.
Secara matematis Hukum
Newton dituliskan :
Keterangan :
F
= Gaya tarik/tolak dua buah muatan (N)
k
= Konstanta (9.109 N.m2/C2)
Q1, Q2
= muatan listrik (C)
r
= jarak antara dua muatan (m)
v
Elektroskop
Elektroskop adalah alat yang dapat digunakan untuk
mengetahui ada tidaknya muatan listrik pada suatu benda.
Prinsip kerja
elektroskop berdasarkan induksi listrik, yaitu jika sebuah benda bermuatan
listrik disentuhkan kepala elektroskop maka muatan yang sejenis dengan benda
bermuatan listrik tadi akan ke daun elektroskop. Akibatnya kedua daun
elektroskop akan bermuatan sejenis sehingga tolak menolak(daun elektroskop
membuka)
v Interaksi Benda
Bermuatan Listrik
Ketika penggaris plastik digosok dengan kain
wool, maka elektron-elektron dari kain wool berpindah ke penggaris plastik,
sehingga penggaris plastik tersebut bermuatan listrik negatif.
Ketika ebonit
digosok dengan kain wool, maka elektron-elektron dari kain wool berpindah ke
ebonit, sehingga ebonit tersebut bermuatan listrik negatif.
Ketika batang kaca digosok dengan kain sutera,
elektron-elektron pada batang kaca tersebut berpindah ke kain sutera, sehingga
batang kaca bermuatan positif
v Muatan Listrik
Menurut Benyamin Franklin, ada dua muatan lisrik :
1. Muatan listrik positif
2. Muatan listrik negatif
Sifat Muatan Lisrik
1.
Dua muatan yang
sejenis apabila didekatkan maka akan tolak menolak
2.
Dua muatan yang
tidak sejenis apabila didekatkan maka akan tarik menarik
PERKEMBANGAN
PENGARUH BARAT DAN PERUBAHAN EKONOMI, DEMOGRAFI DAN KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA
MASYARAKAT DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL
1.
LATAR BELAKANG KEDATANGAN ORANG – ORANG EROPA
KE DUNIA
TIMUR
1. Renaissance
1. Renaissance
Renaissance berasal dari bahasa Prancis, Renascari yaitu
kelahiran kembali kebudayaan klasik dari jaman Romawi dan Yunani kuno yang
meliputi kesusasteraan, seni dan ilmu pengetahuan. Gerakan ini dipelopori
oleh Dante Aligheiri, Petrarca dan Boccacio.
Timbulnya gerakan ini disebabkan oleh :
1.
Terjadinya pertumbuhan perdagangan di kota
Venesia, Florence dan Geno (Italia)
1.
Adanya puing-puing bangunan lama yang megah
dan mengagumkan di kota Roma dan kota-kota lainnya
1. Perkembangan ekonomi Italia lebih maju
dari Negara Eropa lainnya
2.
Bangsawan Italia tidak tinggal di pedalaman
tapi di kota-kota
1.
Penjelajahan samudera dan Penemuan daerah
baru
Awal abad ke 16 bangsa Portugis, Spanyol, Inggris dan Negara
Eropa lainnya mengadakan penjelajahan samudera karena didorong oleh
factor-faktor :
a. Tahun 1453 kota Konstantinopel jatuh ke tangan Turki
yang mengakibatkan harga rempah-rempah menjadi sangat mahal
1. Berkembangnya Ilmu pengetahuan tentang
bumi dan ilmu astronomi dan penemuan kompas
1. Timbulnya keinginan untuk mencari
keuntungan yang besar dan upaya untuk mencari daerah baru
1.
Ingin menyebarkan agama Kristen ke seluruh
dunia
1.
Adanya Penemuan baru di bidang ilmu
Pengetahuan
a. Johan
Guttenberg menemukan mesin cetak
b. Nicolaus
Copernicus menemukan matahari sebagai pusat tata surya
c. Galileo
galilei menemukan teleskop
d. Marthin Luther pencetus agama kristen Protestan
KESADARAN KEBANGSAAN
DI ASIA AFRIKA
A. PAHAM-PAHAM BARU
1. Liberalisme
Liberalisme merupakan
paham yang mengutamakan kebebasan dan kemerdekaan individu. Istilah liberalisme
berasal dari bahasa Latin, libertas, yang artinya kebebasan,sedangkan
dalam bahasa Inggris, liberty, artinya kebebasan. Kebebasan yang
dimaksud adalah kebebasan individu untuk memiliki tempat tinggal, mengeluarkan
pendapat, dan berkumpul.
Pada hakikatnya, paham
liberalisme ini timbul karena reaksi terhadap penindasan yang dilakukan oleh
kaum bangsawan dan kaum agama di zaman absolute monarchie. Orang ingin
melepaskan dirinya dari kekangan manusia, ini dikemukakan oleh Rousseau dalam
bukunya Du Contrat Sosial.
2. Sosialisme
Sosialisme adalah
paham yang menghendaki suatu masyarakat yang disusun secara kolektif agar
menjadi suatu masyarakat yang sejahtera/bahagia. Kata sosialisme berasal dari
bahasa Latin, socius,artinya kawan. Tujuan sosialisme adalah mewujudkan
masyarakat sosialis dengan jalan mengendalikan secara kolektif sarana produksi
dan memperluas tanggung jawab negara bagi kesejahteraan rakyat.
Tokoh pemikir sosialisme adalah Robert Owen, seorang
pengusaha Inggris yang menulis buku A New of Society an Essay on the
Formation of Human Character. Ia adalah orang yang pertama menggunakan
istilah sosialisme.
Tokoh lainnya adalah Saint Simon, Piere Proudon, Charles
Fourier, Karl Marx. Seorang yang dikenal sebagai Bapak Sosialisme adalah Karl
Marx dalam tulisannya DasKapital yang mengatakan bahwa sejarah
masyarakat merupakan perjuangan-perjuangan kelas, semboyan mereka “bersatulah
kaum proletar sedunia.” Titik berat dari paham ini adalah pada masyarakat bukan individu, dan dalam
hal ini sosialisme merupakan lawan dari liberalisme.
4. Demokrasi
Demokrasi berasal dari
bahasa Yunani, demos,artinya rakyat, dan kratos, artinya
pemerintahan. Jadi, demokrasi dalam arti sempit adalah pemerintahan di tangan
rakyat. Dalam arti luas, demokrasi adalah suatu sistem pemerintahan yang
mengakui hak segenap anggota masyarakat untuk ikut memengaruhi keputusan
politik baik langsung atau tidak langsung.
Kondisi yang
memengaruhi terciptanya demokrasi adalah adanya kesepakatan bersama dalam
masalah yang fundamental dan upaya yang memungkinkan kebebasan politik tumbuh
di tengah negara. Demokrasi mula-mula diterapkan di Yunani Kuno, yakni
demokrasi langsung, kemudian berkembang ke negara Eropa lainnya, dan akhirnya
ke Indonesia.
5. Nasionalisme
Nasionalisme adalah
suatu paham rasa cinta terhadap bangsa dan tanah air yang ditimbulkan
oleh persamaan tradisi yang berkaitan dengan sejarah, agama, bahasa,
kebudayaan, pemerintahan, tempat tinggal dan keinginan untuk mempertahankan dan
mengembangkan tradisinya sebagai milik bersama dari anggota bangsa itu sebagai
kesatuan bangsa. Bangsa adalah sekelompok manusia yang mendiami wilayah
tertentu dan memiliki hasrat dan kemauan bersama untuk bersatu, karena adanya
persamaan nasib, cita-cita, kepentingan dan tujuan yang sama. Tokoh
nasionalisme atau pencetusnya adalah Joseph Ernest Renan, Otto Bouer, Hans
Kohn, dan Louis Sneyder. Hans Kohn berpendapat nasionalisme adalah
kesetiaan tertinggi individu yang diserahkan kepada bangsa dan negaranya.
|
Jenis-Jenis dan Persebaran Fauna di
Indonesia
|
Sejarah terbentuknya
daratan di Indonesia berawal pada zaman es. Pada awal zaman es tersebut, suhu
permukaan bumi turun sehingga permukaan air laut menjadi turun. Pada masa itu,
wilayah Indonesia bagian Barat yang disebut juga Dataran Sunda masih menyatu
dengan Benua Asia, sedangkan Indonesia bagian Timur yang disebut juga Dataran
Sahul menyatu dengan Benua Australia. Dataran Sunda dan Dataran Sahul juga
masih berupa daratan belum dipisahkan oleh laut dan selat. Keadaan tersebut
menyebabkan keanekaan flora dan fauna di Indonesia bagian Barat seperti Jawa,
Bali Kalimantan, dan Sumatera pada umumnya menunjukkan kemiripan dengan flora
di Benua Asia. Begitu pula denga flora dan fauna di Indonesia bagian Timur
seperti Irian Jaya dan pulau-pulau disekitarnya pada umumnya mempunyai
kemiripan dengan flora dan fauna di benua Australia. Jadi Indonesia pada masa
itu menjadi jembatan penghubung persebaran hewan dari Asia dan Australia.
Kemudian, pada akhir zaman es, suhu permukaan bumi naik sehingga permukaan air
laut naik kembali. Naiknya permukaan air laut mengakibatkan Jawa terpisah
dengan Benua Asia, kemudian terpisah dari Kalimantan dan terakhir dari
Sumatera. Selanjutnya Sumatera terpisah dari Kalimantan kemudian dari
Semenanjung Malaka dan terakhir Kalimantan terpisah dari Semenanjung Malaka.
Seorang berkebangsaan
Inggris bernama Wallace mengadakan penelitian mengenai penyebaran hewan di
Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan hewan di Indonesia
bagian Barat dengan hewan di Indonesia bagian Timur. Batasnya di mulai dari
Selat Lombok sampai ke Selat Makasar. Oleh sebab itu garis batasnya dinamakan
garis Wallace. Batas ini bersamaan pula dengan batas
penyebaran binatang dan tumbuhan dari Asia ke Indonesia
Faktor-Faktor
Penyebab terjadinya Keanekaragaman Flora Dan Fauna di Dunia
Keanekaragaman flora dan fauna di suatu wilayah tidak
terlepas dari dukungan kondisi di wilayah itu. Ada tumbuhan yang hanya dapat
tumbuh di daerah yang beriklim tropis, dimana banyak curah hujan dan sinar
matahari, dan ada yang hanya dapat tumbuh di daerah yang dingin dan lembab.
Kita tentu tidak pernah melihat pohon Meranti atau Anggrek tropik pada daerah
dingin di daerah tundra. Dukungan
kondisi suatu wilayah terhadap keberadaan flora dan fauna berupa faktor-faktor
fisik (abiotik) dan faktor non fisik (biotik). Tahukah Anda, apa saja yang
termasuk abiotik dan biotik? Yang termasuk faktor fisik (abiotik) adalah iklim
(suhu, kelembaban udara, angin), air, tanah, dan ketinggian, dan yang termasuk
faktor non fisik (biotik) adalah manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan.
Jenis Flora berdasarkan Faktor Geologi
Seperti yang telah dijelaskan di atas, secara geologis, pulau-pulau di Indonesia Barat pernah menyatu dengan benua Asia sedangkan pulau-pulau di Indonesia Timur pernah menyatu dengan benua Australia. Oleh karena itu tumbuhan di benua Asia mempunyai ciri-ciri yang mirip dengan tumbuhan di Indonesia Barat demikian pula ciri-ciri tumbuhan di Indonesia Timur mirip dengan tumbuhan di benua Australia. Berdasarkan hal tersebut, flora di Indonesia dibedakan dalam tiga wilayah, yaitu flora di dataran Sunda, di dataran Sahul dan di daerah Peralihan.
No comments:
Post a Comment